#toc { border: 0px solid #000000; background: #ffffff; padding:2px; width:495px; margin-top:10px;} .toc-header-col1, .toc-header-col2, .toc-header-col3 { background: #B5CBFA; color: #000000; padding-left: 5px; width:250px;} .toc-header-col2 { width:75px;} .toc-header-col3 { width:125px;} .toc-header-col1 a:link, .toc-header-col1 a:visited, .toc-header-col2 a:link, .toc-header-col2 a:visited, .toc-header-col3 a:link, .toc-header-col3 a:visited { font-size:100%; text-decoration:none;} .toc-header-col1 a:hover, .toc-header-col2 a:hover, .toc-header-col3 a:hover { font-size:100%; text-decoration:underline; color:#3D3F44;} .toc-entry-col1, .toc-entry-col2, .toc-entry-col3 { padding-left: 5px; font-size:100%; background:#f0f0f0;}

Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Never ending Universe

Sabtu, 13 September 2008

KONFIGURASI ELEKTRON

A. Konfigurasi Elektron


Konfigurasi (susunan) elektron suatu atom berdasarkan kulit-kulit atom tersebut. Setiap kulit atom dapat terisi elektron maksimum , dimana n adalah kulit ke berapa.

Jika n = 1 maka berisi 2 elektron
Jika n = 2 maka berisi 8 elektron
Jika n = 3 maka berisi 18 elektron
dan seterusnya.

Lambang kulit dimulai dari K, L, M, N dan seterusnya dimulai dari dekat dengan inti

Elektron disusun sedemikian rupa pada masing-masing kulit dan diisi maksimum sesuai daya tampung kulit tersebut. Jika masih ada sisa elektron yang tidak dapat ditampung pada kulit tersebut maka diletakkan pada kulit selanjutnya.

Contoh: Pengisian konfigurasi elektron

Nomor atom (jumlah elektron)
Kulit
K (n=1)
L (n=2)
M (n=3)
N (n=4)
O (n=5)
P (n=5)
Q (n=6)
1
3
4
11
15
19
20
1
2
2
2
2
2
2
-
1
2
8
8
8
8
-
-
-
1
8
8
8
-
-
-
-
-
1
2



54
2
8
18
18
8


88
2
8
18
32
18
8
2

Tabel 2. Konfigurasi elektron, pada atom golongan utama

Perhatikan konfigurasi elektron pada unsur dengan nomor atom 19.

Konfigurasi elektronnya bukanlah


K
L
M
N

2
8
9

tetapi
2
8
8
1

Hal ini dapat dijelaskan bahwa elektron paling luar maksimum 8, sehingga sisanya harus 1 di kulit terluar. Begitu pula dengan nomor atom 20.

Bagaimana dengan unsur dengan nomor atom 88?
Unsur dengan nomor atom 88 akan terisi sesuai dengan kapasitas kulit pada kulit K, L, M dan N serta masih ada sisa 28. sisa ini tidak boleh diletakkan seluruhnya di kulit O, sisa ini diletakkan pada kulit sesudahnya mengikuti daya tampung maksimum kulit sebelumnya yang dapat diisi yaitu 18, 8 atau 2 sehingga sisanya diisikan sesuai Tabel 2 tersebut.

LATIHAN

Buatlah konfigurasi elektron untuk atom dengan nomor atom 11, 19, 20 dan 38.


KUNCI LATIHAN

Cocokkan jawaban Anda dengan jawaban berikut ini

K = 2
L = 8
M = 1


K = 2
L = 8
M = 8
N = 1

K = 2
L = 8
M = 8
N = 2

K = 2
L = 8
M = 18
N = 8
O = 2

Sudah benarkah jawaban Anda?
Jika belum, jangan berputus asa untuk mempelajari kembali materi tersebut.
Jika sudah, silahkan lanjutkan ke materi berikutnya.


B. Elektron Valensi

Elektron yang berperan dalam reaksi pembentukkan ikatan kimia dan dalam reaksi kimia adalah elektron pada kulit terluar atau elektron valensi.

Jumlah elektron valensi suatu atom ditentukan berdasarkan elektron yang terdapat pada kulit terakhir dari konfigurasi elektron atom tersebut.

Perhatikan Tabel 3 untuk menentukan jumlah elektron valensi.

Nomor atom
Kulit
Jumlah elektron
valensi
K
L
M
N
11
12
14
19
2
2
2
2
8
8
8
8
1
2
4
8



1
1
2
4
1

Tabel 3. Hubungan konfigurasi elektron dan elektron valensi

Unsur-unsur yang mempunyai jumlah elektron valensi yang sama akan memiliki sifat kimia yang sama pula.

Contoh:
Unsur natrium dan kalium memiliki sifat yang sama karena masing-masing memiliki sifat elektron valensi = 1.

LATIHAN

Tentukan elektron valensi dari atom yang bernomor atom 11, 13, 14, 20 dan 36 berdasarkan konfigurasi elektronnya.


KUNCI LATIHAN

Cobalah Anda jawab terlebih dahulu pertanyaan tersebut, setelah itu jawabannya dapat Anda lihat berikut ini.

1.
2
8

elektron valensi = 1
2.
2
8

elektron valensi = 3
3.
2
8

elektron valensi = 4
4.
2
8
8
elektron valensi = 2
5.
2
8
18
elektron valensi = 8

Apakah jawaban Anda telah cocok dengan penyelesaian yang diberikan?
Jika belum, pelajarilah kembali uraian materi tersebut!
Jika sudah, silahkan Anda mengerjakan Tugas 3 tanpa melihat kembali uraian materi yang sudah Anda pelajari.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar